Postingan

Menampilkan postingan dengan label EKSPEDISI ZAID

KETAKUTAN ZAID

KETAKUTAN ZAID KISAH ini kita awali, dengan pembahasan Doa. Ada yang merasa Doa yang kita panjatkan selalu terkabulkan? Ada yang merasa Doa yang kita panjatkan lama dikabulkan? Atau bahkan ada yang merasa Doa kita tidak pernah terkabulkan? Mungkin sudah ada beberapa pemaparan simple mengenai Doa, Ada yang bilang, Doa itu pangkal dari ibadah. Ada juga yang bilang, Doa itu seperti mengayuh sepeda, dimana kita harus tetap mengayuh, dan yakin pasti kita akan sampai ke kayuhan yerakhir (terkabulnya Doa) Ada juga yang bilang, Doa itu komunikasi kita terhadapa Allah Swt. Lagi-lagi, semua kata-kata tersebut membuat kita terus optimis untuk memanjatkan Doa-Doa kita,. Tidak bisa disalahkan karena memang kata-kata tersebut nyatanya, ampuh untuk terus memotivasi kita akan tetap berdoa. Dan inilah kisah Zaid, akan ketakutan Doa-Doanya yang terus terkabul. Bagaimana bisa, Doa yang terkabul tetapi malah membuat takut seseorang. Baik,. Mari kita tanya ke Zaid. Penanya: "Kenapa kamu ...

Postingan Perdana Zaid

*Ekspedisi Zaid* By: Isan ____ Zaid,. Betapa agung dan mulianya dia. Sampai-sampai dijadikan tokoh utama dalam kitab Nahwu. Perkenalan pertemaku dengan Zaid yaitu saat aku tidak sengaja belajar kitab Jurumiyyah (kitab nahwu pertama) yang kupelajari saat masih madin kelas 3. Dalam hati selalu bertanya-tanya, kenapa zaid, kenapa zaid, dan kenapa sering sekali nama zaid yang selalu dijadikan contoh. Jaa a Zaidun, Zaidun Qooimun, Dlorobtu zaidun, dan masih banyak lagi zaid-zaid lainnya lagi. Sampai pada akhirnya, terjawab sudah tanyaku perihal kenapa selalu nama Zaid yang selalu disebut-sebut?? "Zaid itu orang yang sangat Mulia, sehingga mbah Mushonnef (sebutan untuk seorang pengarang kitab) memilih nama Zaid di karangan kitabnya, agar kita semua mendapatkan berkah dari Zaid tersebut." Kata guruku disela-sela pembahasan bab iqrob dalam kitab Jurumiyyah. Maka dari itu, saya mencoba menjadikan Tokoh zaid dalam setiap cerita-ceritaku yang akan datang. Mohon dimaafkan jika n...